Showing posts with label Tips Lamaran Kerja. Show all posts
Showing posts with label Tips Lamaran Kerja. Show all posts

Daftar Lengkap Alamat Kantor dan Alamat Situs Departemen RI

Alamat kantor dan alamat website Departemen RI, perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selain sebagai sarana mendapatkan informasi penting tentang perkembangan dan berbagai berita pada masing-masing Departemen, alamat situs Departemen RI ini sangat membantu kita jika suatu saat kita akan berurusan atau mengurus surat di Departemen tersebut.

Di bawah ini ada beberapa keuntungan kita memiliki dan menyimpan alamat kantor dan alamat situs Departemen RI, antara lain :
  1. Sebagai sarana kita untuk mengetahui berbagai berita dan informasi penting seputar Departemen-departemen di Indonesia.
  2. Sebagai sarana kita untuk mengetahui beberapa Peraturan, Ketentuan dan Kebijakan yang dikeluarkan masing-masing Departemen.
  3. Sebagai sarana bagi kita untuk mengetahui berita dan informasi lowongan kerja, terutama lowongan CPNS.
  4. Sebagai sarana bagi kita untuk terus memantau sejauh mana kinerja masing-masing Departemen dalam mensukseskan pembangunan ini melalui informasi yang disajikan melalui website atau situs Departemen tersebut, bahkan ada beberapa Departemen yang memiliki blog juga.
Dan masih banyak lagi keuntungan mengapa kita harus mengetahui alamat kantor dan situs Departemen-departemen di Indonesia. Pada kesempatan kali ini juga saya sajikan kepada Anda alamat kantor , alamat situs, kode pos Departemen di Indonesia. Mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda semua. Alamat ini lebih baik Anda bookmarks atau simpan pada halaman browser Anda, jika kapan-kapan Anda membutuhkannya lagi.


DEPARTEMEN KEUANGAN RI

Alamat Situs : http://www.depkeu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10710
Nomor Telepon : (021) 3808388, 3814324
Nomor Faksimili : (021) 3500842


DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) RI

Alamat Situs : http://www.depkumham.go.id
Alamat Kantor : Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12940
Nomor Telepon : (021) 5253006, 5253889, 5264280
Nomor Faksimili : (021) 5253095


DEPARTEMEN PERTAHANAN RI

Alamat Situs : http://www.dephan.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3456184, 3812028, 3828506
Nomor Faksimili : (021) 3440023, 3828292


DEPARTEMEN LUAR NEGERI RI

Alamat Situs : http://www.deplu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Taman Pejambon No. 6 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3849413, 3456014, 3441508
Nomor Faksimili : (021) 3855481


DEPARTEMEN DALAM NEGERI RI

Alamat Situs : http://www.depdagri.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3450058, 3842222
Nomor Faksimili : (021) 3831193


DEPARTEMEN AGAMA RI

Alamat Situs : http://www.depag.go.id
Alamat Kantor : Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10710
Nomor Telepon : (021) 3811679
Nomor Faksimili : (021) 3811436


DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL RI

Alamat Situs : http://www.esdm.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Selatan No. 18 Jakarta Pusat 10110
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 38013232, 3804242 Ext. 1408-9
Nomor Faksimili : (021) 3847461, 3846596


DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN RI

Alamat Situs : http://www.dkp.go.id
Alamat Kantor : Jl. Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3500041, 3519070
Nomor Faksimili : (021) 35100049, 3500042


DEPARTEMEN KESEHATAN RI

Alamat Situs : http://www.depkes.go.id
Alamat Kantor : Jl. H.R. Rasuna Said Blok X.5 Kav. 4-9, Blok A, 2nd Floor, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5201587, 5201591
Nomor Faksimili : (021) 5201591


DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM RI

Alamat Situs : http://www.pu.go.id
Alamat Kantor : Jl. Patimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12110
Nomor Telepon : (021) 7203962, 7262805, 7247564
Nomor Faksimili : (021) 7247820


DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN RI

Alamat Situs : http://www.depperin.go.id
Alamat Kantor : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52-53, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5256458, 5251149
Nomor Faksimili : (021) 5201606


DEPARTEMEN PERTANIAN RI

Alamat Situs : http://www.deptan.go.id
Alamat Kantor : Jl. Harsono RM. No. 3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12550
Nomor Telepon : (021) 7804086, 7804056, 7806131-34
Nomor Faksimili : (021) 7804237, 7804106, 78833066


DEPARTEMEN PERHUBUNGAN RI

Alamat Situs : http://www.dephub.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3852649, 3456779
Nomor Faksimili : (021) 3451657


DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI

Alamat Situs : http://www.nakertrans.go.id/
Alamat Kantor : Jl. Jend. Gatot Subroto No. 51 Jakarta Selatan
Kode Pos : 12950
Nomor Telepon : (021) 5229285-6, 7989924, 525685-88
Nomor Faksimili : (021) 7974488, 5256559


DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL RI

Alamat Situs : http://www.diknas.go.id
Alamat Kantor : Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta
Kode Pos : 10270
Nomor Telepon : (021) 5731618, 5733128
Nomor Faksimili : (021) 5736870


DEPARTEMEN SOSIAL RI

Alamat Situs : http://www.depsos.go.id
Alamat Kantor : Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10430
Nomor Telepon : (021) 3103591 Ext. 2100-2233, 2205-17
Nomor Faksimili : (021) 3103783


DEPARTEMEN PERDAGANGAN RI

Alamat Situs : http://www.depdag.go.id
Alamat Kantor : Jl. Ridwan Rais No. 5, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10430
Nomor Telepon : (021) 3848667, 3840138
Nomor Faksimili : (021) 3846106


DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA RI

Alamat Situs : http://www.budpar.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 27, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3838565, 3838102, 3838805, 386700
Nomor Faksimili : (021) 344079, 3848245


DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI

Alamat Situs : http://www.depkominfo.go.id
Alamat Kantor : Jl. Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta 10110
Kode Pos : 10110
Nomor Telepon : (021) 3500488, 3846189, 38449931
Nomor Faksimili : (021) 3811113, 3865154
READ MORE - Daftar Lengkap Alamat Kantor dan Alamat Situs Departemen RI

10 hal yg Dilarang / Kesalahan Jika Anda Mencari Pekerjaan

Mencari kerja di masa krisis sungguh tidak gampang. Salah satu yang bisa “disiasati” adalah mencermati persiapan dalam melamar pekerjaan.

Jangan sampai hanya karena alpa mempersiapkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, kesempatan kerja yang sudah tipis pun melayang.

Untuk mencapai hasil maksimal, perlu kiranya diketahui kesalahan-kesalahan yang sering timbul dalam rangka melamar kerja. Berikut ada 10 kesalahan umum yang acap kali dilakukan oleh pencari kerja.

Surat-surat tidak lengkap

Periksa dahulu kelengkapan dokumen Anda sebelum melangkah ke luar dari rumah. Ketidaklengkapan dokumen merupakan salah satu kesalahan fatal yang berakibat ditolaknya permohonan kerja. Jika Anda termasuk orang yang ceroboh, mintalah bantuan kerabat dekat atau teman untuk memeriksa dokumen yang dibutuhkan.

Datang terlambat


Kebiasaan jam karet yang biasanya bersifat menular sebaiknya ditinggalkan. Banyak perusahaan asing yang tidak mentoleransi keterlambatan calon pelamar, khususnya ketika diundang untuk mengikuti serangkaian tes. Untuk mengatasinya, cobalah sehari sebelum tanggal tes melakukan survai. Tambahkan setengah jam dari waktu tempuh yang diperlukan.

Berpakaian kurang sopan

Keberhasilan bisa jadi dimulai dari pandangan pertama. Penyeleksi tentu akan mempunyai penilaian tersendiri ketika melihat pelamar kerja pada saat melakukan wawancara. Karena itu hindari pemakaian aksesori yang berbeda dengan adat kebiasaan.

Mencantumkan referensi terlalu banyak

Referensi dalam curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup memang penting. Tapi perlu diingat, jangan terlalu banyak karena akan menimbulkan kesan bahwa Anda memiliki mental suka menonjolkan diri dan tidak percaya pada kemampuan sendiri.

Jangan meremehkan hobi

Bila Anda memiliki hobi unik yang diperkirakan bisa membantu kreativitas kerja, tak ada salahnya dicantumkan dalam CV. Biasanya pimpinan perusahaan lebih menyukai pekerja yang berbakat dalam bidangnya. Bila kegemaran itu merupakan faktor penting dalam posisi yang dilamar, ada baiknya ditulis sesudah perincian pengalaman kerja.

Salah tulis atau sebut nama


Pimpinan perusahaan akan sakit hati seandainya namanya ditulis atau diucapkan secara keliru. Hal ini akan mempengaruhi kewibawaan dan reputasinya. Usahakan agar meneliti kembali saat menulis nama orang dalam surat lamaran atau menyapa seseorang

Melebih-lebihkan keterampilan

Umumnya penyeleksi akan lebih jeli akan hal ini. Mereka akan terus meneliti bagian-bagian dalam CV atau daftar riwayat hidup yang dianggap terlalu dibuat-buat. Malahan ada yang mempersiapkan tes praktik langsung untuk menguji kebenaran laporan Anda. Oleh sebab itu jangan coba-coba menonjolkan sesuatu yang tidak Anda miliki.

Bicara berbelit-belit

Wawancara merupakan saat yang tepat untuk mengungkapkan segala keinginan yang terpatri dalam diri Anda. Pewawancara pasti akan menanyakan semua segi dalam hubungannya dengan isi CV atau daftar riwayat hidup yang telah Anda kirimkan. Dalam menyerap informasi dari Anda, mereka menggunakan logika berpikir secara rasional. Setiap uraian akan dihubungkan dengan keterangan sebelumnya. Karena itu jangan memberi keterangan yang berbelit-belit. Apabila penyeleksi menganggap Anda memberikan keterangan yang tidak jelas, jangan berharap.

Meminta fasilitas

Ada kalanya gaji yang ditawarkan kepada Anda lebih rendah dari yang Anda harapkan. Tapi, jangan coba-coba meminta fasilitas tertentu yang tidak disediakan perusahaan seperti antar-jemput, uang transpor, uang makan, dll.

Lupa memotong rambut


Rambut gondrong kebanyakan tidak disukai perusahaan, kecuali profesi yang Anda cari berhubungan dengan hal-hal yang tidak membutuhkan kerapian.

Masih banyak kelalaian lain yang ditemui di lapangan. Namun, ada yang masih dalam batas toleransi, ada pula yang jarang dikerjakan oleh kebanyakan orang.

Ada satu hal yang perlu diingat, tidak selamanya kepintaran seseorang akan menghasilkan pekerjaan bagi dirinya. Masyarakat kita masih mendudukkan moralitas di atas intelektualitas. Apa gunanya jika memiliki inteligensia tinggi, tetapi moralnya rendah.
READ MORE - 10 hal yg Dilarang / Kesalahan Jika Anda Mencari Pekerjaan

10 Kesalahan Saat Job Interview

Panggilan untuk wawancara yang ditunggu-tunggu telah datang. Wajar bila Anda begitu bersemangat untuk menghadapinya. Hati-hati, jangan sampai semangat Anda malah merusak kesempatan itu. Misalnya, dengan memberikan jawaban yang kurang bijaksana. Apa saja hal-hal yang bisa bikin nilai “pasaran” Anda turun di mata pewawancara?

1. Anda mengatakan, “Inilah pekerjaan impian saya.” Walaupun Anda bersungguh-sungguh mengatakannya, 70 persen pewawancara tidak akan terlalu tertarik. Sebab mereka telah mendengar hal yang sama dari pelamar-pelamar lainnya. Akan lebih baik jika Anda memikirkan jawaban yang “out of the box”, atau mengatakan bahwa Anda adalah team player yang baik. Setelah itu jelaskan mengapa Anda hebat dalam hal itu.

2. Anda menjelek-jelekkan bos lama Anda. Meskipun Anda terlihat smart saat wawancara, ada baiknya tidak menganggap lemah ataupun menjelek-jelekkan mantan atasan karena menganggap kepimpinannya yang kurang baik. Anda akan dinilai tidak respek pada atasan.

3. Menanyakan jatah cuti, padahal belum diterima. Anda boleh saja punya harapan tentang jatah cuti. Namun jangan bicarakan di awal wawancara, terlebih wawancara pertama. Anda juga tak perlu mengemukakan tentang liburan panjang yang selalu Anda lakukan bersama keluarga setiap tahun. Sebab pewawancara ingin mendengar sebesar apa kontribusi yang akan Anda lakukan pada perusahaan saat diterima nanti.

4. Minum air mineral atau kopi? Sebaiknya hindari minuman berkafein sebelum wawancara, karena bisa menciptakan bau mulut. Selain itu efek kafein bisa merusak konsentrasi saat wawancara, membuat Anda cepat haus, dan ingin buang air terus.

5. Anda berdandan sangat seksi dan menantang. Hm… Anda bukan datang untuk peragaan busana, kan? Jangan berdandan berlebihan yang membuat Anda dinilai lebih mementingkan penampilan ketimbang otak Anda. Pakaian sebaiknya tidak menggunakan detail yang terlalu ramai, semisal gelang yang bergemericing ataupun atasan dengan belahan dada yang rendah. Terlebih jika Anda mengenakan pakaian transparan yang menyiarkan warna pakaian dalam Anda.

6. Membicarakan gaji terlalu dini. Semua pewawancara tahu, kalau Anda pindah kerja untuk mencari penghasilan yang lebih baik. Namun jangan pernah menanyakan soal gaji jika mereka tidak memulainya, termasuk untuk negosiasi gaji. Hal-hal itu akan diungkapkan pada waktunya nanti.

7. Sok akrab. Memang menciptakan suasana santai dan ramah pada pewawancara sangat penting untuk menjalin komunikasi yang baik. Namun jangan terlalu berlebihan. Misalnya membuat banyolan yang membuat mereka merasa Anda punya kepribadian yang aneh.

8. Memakai jeans. Meskipun kantor yang akan Anda datangi memiliki aturan yang sangat longgar soal berbusana, bukan berarti Anda bebas menggunakan jeans saat interview. Gunakan saja celana panjang hitam dengan jaket yang chic.

9. Tidak mematikan ponsel. Anda tidak mau terganggu dengan telepon masuk saat Anda berada di tengah-tengah wawancara, kan? Hal itu bukan saja dianggap tidak sopan, Anda juga akan dianggap tidak serius.

10. Datang terlambat. Sudah pasti dalam benak pewawancara, Anda bukan orang yang disiplin, tidak menghargai waktu, tidak bisa memperhitungkan waktu, dan terlalu cuek.
READ MORE - 10 Kesalahan Saat Job Interview

Yang Perlu di Cermati dari Iklan Lowongan Kerja

Mencari pekerjaan melalui iklan lowongan kerja memang mudah. Anda tinggal klik di internet atau membuka iklan lowongan kerja yang dimuat di media massa. Tapi ingat, Anda mesti mencermati setiap lowongan kerja yang dipasang. Dengan demikian Anda bisa menghemat waktu untuk mengirimkan lamaran ke alamat iklan lowongan yang dipasang. Itu berarti Anda menghemat biaya. Ada baiknya Anda perhatikan dulu iklan lowongan kerja itu dengan saksama.


Berikut tips untuk Anda dalam mengambil sikap terhadap iklan lowongan kerja.

Syarat lamaran harus jelas dan terukur
Kualifikasi apa yang harus dimiliki untuk melamar di perusahaan tersebut. Misalnya persyaratan umur, pendidikan, jenis kelamin, keahlian, dan sebagainya. Hal ini perlu Anda pertimbangkan. Jika tidak memenuhi salah satu syarat tersebut sebaiknya Anda tidak perlu mengirimkan lamaran.

Iklan tersebut harus memberi kejelasan bisnis perusahaan
Maksudnya dalam bidang apa perusahaan tersebut bergerak. Informasi ini cukup penting untuk mengukur apakah jenis bisnis perusahaan itu akan cocok untuk Anda nantinya.

Menerangkan informasi perilaku kerja
Misalnya, bersedia bekerja sesuai deadline, bersedia ditugaskan ke luar kota, mampu bekerja sama dalam tim, dll. Informasi ini penting untuk menjelaskan kepada pelamar akan tanggung jawabnya jika diterima bekerja kelak.

Mencantumkan manfaat yang ditawarkan
Misalnya kisaran gaji dan fasilitas yang akan diberikan. Memang tidak semua iklan mencantumkan hal ini. Tetapi iklan lowongan kerja yang mencantumkannya, dapat mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut telah siap menerima karyawan sebagai suatu aset. Tetapi Anda pun harus menyadari, bahwa pencantuman itu menandakan bahwa Anda harus bersedia bekerja keras sesuai dengan kompensasi yang akan Anda terima nantinya.

Pastikan alamat perusahaan jelas sehingga Anda tidak bingung
Lebih baik lagi, selain mencantumkan alamat perusahaan atau PO. BOX, iklan tersebut juga mencantumkan alamat email.

Batas waktu pengiriman surat lamaran jelas
Agar Anda tidak buang-buang biaya dan energi untuk mengirim surat lamaran kepada perusahaan pemasang iklan, ketahui batas waktu pengiriman lamaran. Jika tanggalnya sudah lewat sebaiknya tidak usah kirimkan, daripada lamaran Anda dicuekin.

Media tempat pemasangan iklan
Jika iklan tersebut dipasang di media terkenal dan memiliki jangkauan luas, maka kemungkinan akan banyak pelamar. Ini menandakan bahwa tingkat kompetisi akan tinggi sehingga peluang untuk diterima pun tidak begitu besar. Tetapi iklan lowongan kerja yang dipasang pada media terkenal dengan ukuran besar juga bisa menandakan perusahaan tersebut cukup bonafid. Begitu juga dengan pemasangan iklan di internet. Jika iklan tersebut di pasang di situs yang cukup besar dan terkenal, kemungkinan perusahaan yang bersangkutan cukup bonafid. Jadi Anda mesti siap-siap bersaing dengan pelamar lainnya.

Nah, bila saat ini Anda sedang berencana mengirimkan lamaran kerja, artikel di atas sangat menarik untuk Anda cermati. Sukses untuk Anda!

READ MORE - Yang Perlu di Cermati dari Iklan Lowongan Kerja

Membuat Surat Lamaran Yang Baik

Membuat lamaran kerja memang gampang-gampang susah. Meski banyak contoh lamaran yang bertebaran, tidak semuanya pas dan bagus buat Anda. Bahkan seringkali lamaran yang Anda bikin malah tidak menarik, atau seperti dibuat-buat dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Yang pasti, surat lamaran yang baik haru mencantumkan beberapa informasi:


Informasi Pendidikan
Ini sangat penting. Informasikan pendidikan formal Anda dengan jelas. Deskripsikan tentang informasi pendidikan. Yang pertama ialah, strata pendidikan, nama universitas serta kotanya, kemudian tahun yang ditempuh. Baru kemudian sebutkan jurusan kuliah yang sudah ditempuh.

Contoh:
Bachelor Degree, University of Indonesia, Jakarta, 1990
Major: Management

Dengan penyebutan lamaran lebih lengkap, kesempatan untuk diterima sangat besar.

Kegiatan Ekstra Kurikuler
Cantumkan dan gambarkan seluruh kegiatan ekstra kurikuler yang pernah diikuti. Ini penting, sebagai informasi tambahan seandainya pendidikan atau pengalaman yang Anda miliki sama sekali tidak berhubungan dengan kebutuhan perusahaan.

Misalnya keterangan singkat tentang kemampuan dan kebiasaan Anda bakalan bisa mempengaruhi perusahaan untuk menjadikan Anda sebagai pegawainya. Dengan keberhasilan ini berarti Anda punya kemampuan untuk “melakukan deal secara efektif degan siapa saja”.

Penghargaan Yang Diperoleh
Jangan lupa cantumkan juga penghargaan atau piagam yang pernha diterima selama menempuh pendidikan, baik dari lembaga tempat menempuh pendidikan atau dari lembaga lain.

Training Khusus
Semua pendidikan tambahan yang diperoleh saat kuliah di universitas/institut perlu juga dicantumkan. Pendidikan tambahan itu, bisa berupa kursus atau training untuk sesuatu yang spesisik, misalnya tentang Teknologi Informasi, Manajemen, Marketing atau Sales.

Pengalaman Kerja
Mencantumkan pengalaman kerja merupakana aspek paling penting, bila Anda memang sudah memilikinya. Cantumkan seluruh pengalaman kerja dengan membuat semacam daftar, termasuk tanggalnya. Urutkan mulai pekerjaan sekarang hingga pekerjaan yang paling pertama Anda lakukan. Gambarkan juga bagaiamana kemampuan yang kembangkan. Bahkan bila Anda mempunyai pengalaman kerja paruh waktu, atau kerja dengan waktu yang sangat singkat tidak ada salahnya untuk disebutkan.

Nah, jangan lupa, bila ada beberapa pengalaman kerja yang bertolak belakang posisinya, Anda harus bisa memberi penjelasan sepenuhnya tapi tetap bisa memberi penjelasan lebih detail alasannya. Selain itu, bagi Anda yang menginginkan kerja secara part time, sebutkan juga alasan paling tepat sehingga kenapa tidak mau kerja full time.

Jangan Lupa, Cantumkan Kecakapan Khusus
Kecakapan khusus ini sangat penting terutama untuk calon pegawai yang dibutuhkan, misalnya harus memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dan Inggris. Untuk semua ini, keahlian yang Anda miliki sebaiknya juga disebutkan, misalnya kemampuan menjelankan komputer, surat izin mengemudi, tes psikologi, atau kecakapan lain.

Nah, sekarang sudah siapkah Anda dengan tantangan terbaru itu? (GCM/MWeb)

READ MORE - Membuat Surat Lamaran Yang Baik

Meraih Pekerjaan Ideal

Mendapat pekerjaan ideal merupakan impian semua orang. Namun untuk meraihnya bukanlah hal yang mudah. Dalam setiap keputusan, jangan lupa melibatkan Tuhan sejak semula perencanaan, karena Dia yang menguji hati dan menentukan arah langkah kita dan para penguasa. (Asmal 16: 2-3, 9-10, 17:3, 19:21 21:1-2)

Agar kita dapat menggapai harapan, setidakknya mendekati angan-angan, berikut ini tips dan trik yang bisa dipertimbangkan:

Memilih Pekerjaan Ideal

PILIH Pekerjaan yang:

  • Anda senangi, yang sesuai dengan bakat dan minat Anda
  • Mampu Anda lakukan, sesuai dengan kualifikasi yang Anda miliki
  • Dapat menghidupi, jangan asal senang, itu sama dengan hobi
  • Sesuai dengan etika dan kebenaran Firman Tuhan (Amsal 16:8)
  • Produknya laku dijual, kinerja bagus, karena dari situlah kita dibayar
  • Perusahaanya bonafid dan professional

HINDARI Pekerjaan yang:

  • Dibayar tidak maksimal (kecuali terpaksa atau bertujuan cari pengalaman)
  • Mengumbar janji berlebihan
  • Tidak jelas penanggung jawab atau pemimpinya
  • Kita harus menyediakan uang dulu sebelum bekerja
  • Yang bertentangan dengan moral dan etika
  • Perusahaan yang reputasinya buruk

Pindah Kerja: YES or NO

Keputusan untuk pindah kerja memerlukan pertimbangan yang matang. Jika alasan untuk bertahan lebih kuat, kenapa harus pindah? Berikut ini alasan sebagai pertimbangan untuk tetap bertahan atau pindah:

NO:

  • Hubungan dengan Bos dan rekan-rekan kerja cukup baik
  • Belum mendapatkan pekerjaan baru. Lebih baik bertahan, daripada gambling
  • Gaji ditempat sekarang cukup lumayan
  • Jarak kantor dan tempat tinggal tidak terlalu jauh
  • Karir cukup bagus dan perusahaan bisa menghargai kompetensi dan kontribusi dengan layak

YES:

  • Hubungan dengan rekan-rekan dan bos terus memburuk
  • Merasa tidak nyaman dan tidak sejahtera dengan pekerjaan saat ini
  • Sudah tahu apa yang akan dilakukan setelah pindah dari kantor yang sekarang
  • Sulit konsentrasi karena terlau jauh

Warning:

  • Jangan dilandaskan dengan keuputasn yang emosionil. Mintalah pendapat rekan dekat, orang tua, atau konsultan karir.
  • Pertimbangankan dengan matan, karena menyangkut masa depan Anda. Apa yang anda inginkan. Jabatan yang lebih tinggi, gaji yang lebih besar atau keduanya. Pikirkan kemungkinannya, apakah dapat meraih keduanya di perusahaan sekarang ataukah harus pindah ke tempat baru.

Sopan Santun dan Etika tetap Berlaku:

  • Pertama, bicarakan secara formal dengan atasan untuk mengatisipasi berbagai kemungkinan buruk.
  • Bila jadi pindah, sampaikan rasa Terima Kasih atas kesempatan kerja kepada pimpinan dan rekan-rekan lainnya.
  • Jangan membuka keburukan perusahaan lainnya.
  • Kalau perlu adakan acara kecil-kecilan untuk memberi kesan yang lebih baik.

Good Luck! Sukses untuk Anda…!

READ MORE - Meraih Pekerjaan Ideal

Kapan CV Anda Perlu Diperbarui?

Selama ini Curriculum Vitae (CV) atau biasa disebut Daftar Riwayat Hidup dibuat jika seseorang ingin melamar pekerjaan. Padahal, ternyata CV perlu diperbaharui, paling tidak setahun sekali, sekalipun anda tidak berencana melamar pekerjaan karena sudah merasa nyaman bekerja di suatu tempat.


Alasannya? Karena dalam setahun umumnya sudah banyak perubahan dan peningkatan pada keahlian dan prestasi kerja anda. Mungkin juga dalam setahun anda sudah menyelesaikan kursus-kursus atau pendidikan lanjutan. Atau bisa jadi dalam setahun anda sudah banyak mengikuti berbagai seminar. Atau dalam setahun, mungkin ketrampilan bahasa anda sudah bertambah. Data-data penting ini harus segera anda catat dan cantumkan dengan seksama pada CV anda yang diperbaharui.

Jika tidak segera anda catat, data ini bisa hilang dan terlupakan oleh anda. Memang sekilas ini bukanlah hal yang penting. Tapi, CV terbaru anda dapat diajukan jika suatu saat anda mendapat promosi jabatan di perusahaan. Selain itu anda tidak perlu repot-repot menulis CV lagi jika suatu waktu anda harus hengkang dari pekerjaan anda sekarang dan melamar ke tempat baru.

Ingat, jaga keakuratan data CV anda dengan kenyataan. Misalnya tahun dan tempat dimana anda menyelesaikan kursus manajemen atau pendidikan anda. Catatan ini tentu harus sesuai dengan apa yang tercantum dalam sertifikat kursus manajemen atau ijazah yang anda peroleh.

Perlu anda ketahui, sebuah CV dapat menggambarkan kualitas anda atau siapapun. Untuk itu, cantumkanlah prestasi anda yang berkaitan dengan kualitas keahlian atau ketrampilan. Jangan lupa, sekilas kualitas seseorang bisa sangat bagus di atas selembar kertas. Tapi kadang, kesan tersebut akan lenyap dalam sekejap ketika ternyata kualitas anda tak ‘seindah’ di atas kertas. Untuk itu, anda harus menjaga agar data yang anda cantumkan sesuai dengan kualitas diri anda pribadi, bukan rekayasa atau sekedar upaya untuk ‘menjual’.

Simpanlah setiap CV yang telah diperbaharui dalam database anda. Jika sewaktu-waktu anda membutuhkannya, dapat segera anda ‘print out’. Nah, bagi anda yang keahliannya terus bertambah setiap tahun, segera perbaharui CV anda. (GCM/Ac)

READ MORE - Kapan CV Anda Perlu Diperbarui?

Melamar Pekerjaan untuk Fresh Graduate

Sebelum melamar pekerjaan kita terlebih dahulu harus tahu, apa yang diinginkan oleh perusahaan. Perusahaan menginginkan calon karyawan yang bisa berkontribusi langsung untuk perusahan. Bila kita perhatikan lowongan pekerjaan, hampir sebagian besar mencantumkan perlunya pengalaman kerja. Bagi mereka yang fresh graduate, tidak perlu menyebabkan minder ataupun putus asa.


Coba kita pahami apa yang mereka inginkan bila untuk posisi yang sebenarnya bisa dikerjakan oleh mereka yang fresh garaduate masih ditekankan perlunya pengalaman kerja.

Perhatikan perusahaan kosmetik yang memilih modelnya untuk menduduki posisi Public Relation Manager walaupun ia belum berpengalaman. Apa yang dapat kita pelajari di sini, perusahaan menginginkan mereka yang dapat berkontribusi langsung. Apa yang dapat diberikan oleh si model kepada perusahaan kosmetik padahal ia belum berpengalaman kerja. Dengan belum berbuat apa-apa sebagai public figure, ia sudah bisa memberikan keuntungan bagi permusahan dengan memberikan image tertentu.

Oleh karena itu dalam melamar: Perhatikan kualifikasi apa yang mereka tekankan, akan lebih baik bila anda memilih perusahaan yang memiliki bidang usaha yang sejalan dengan latar belakang pendidikan, ketrampilan yang anda kuasai ataupun kegiatan (aktivitas) yang sudah pernah anda lakukan (misal mengikuti kegiatan pameran sebagai event organizer) .

Bisa juga menjadi pertimbangan bila anda memiliki hobby yang bisa ditonjolkan apalagi bila sudah dibuktikan dengan prestasi (juara lomba musik misalnya akan menjadi nilai tambah bila anda melamar keperusahaan yang memproduksi ataupun menjual alat musik, lomba gambar dan kreasi iklan untuk posisi Artis dibidang periklanan).

Perusahaan mengharapkan anda dapat cepat belajar agar bisa dikembangkan untuk kemudian bisa berkontribusi secara maximal. Ada beberapa perusahaan yang justru mencari mereka yang masih fresh graduate agar bisa dididik sesuai dengan keinginan mereka. Disini dapat kita lihat siapa yang mereka pilih. Mereka yang bisa memperlihatkan prestasi, aktivitas dan kreativitas diatas rata-rata yang umumnya dapat terpilih.

Mengapa demikian? Karena perusahaan memprediksi mereka yang aktif dan kreatif serta sudah bisa menunjukkan prestasi umumnya memiliki potensi dan motivasi yang besar untuk bisa dikembangkan karena mereka dapat dengan cepat belajar/memahami apa yang akan diberikan sehingga dan sudah pasti akan dapat berkontribusi secara maximal.

Oleh karena itu, jangan berdiam diri dengan hanya menunggu datangnya kesempatan bekerja. Teruskan kejar prestasi dalam bidang apa saja. Aktiflah dalam mencari nilai tambah, cari pengalaman yang dapat dicapai. Selagi masih kuliah ada baiknya mengikuti kegiatan ekstra kurikuler (tentunya harus pandai mengatur waktu agar tetap dapat berprestasi baik dibidang akademik ataupun non akacemik), ataupun mengikuti organisasi atau kegiatan di luar sekolah.

Aktivitas dan kreativitas anda akan menjadi nilai tambah dan pasti akan diperhitungkan oleh calon user anda nantinya.

READ MORE - Melamar Pekerjaan untuk Fresh Graduate

CV = Kesuksesan Anda

Curiculum Vitae (CV) anda ibarat cermin bagi perekrut di perusahaan yang anda lamar. Dengan membacanya, seorang rekruiter akan segera bisa membayangkan seperti apa anda, bahkan sebelum mereka melihat anda. Profesionalkah, lamban atau tukang mengeluh?


Karenanya, berhati-hatilah dalam membuat Curiculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup anda. Kalau salah memasukkan informasi, bukan tak mungkin kesempatan anda melayang.

Wajah CV
Siapa yang tidak menyukai wajah cantik atau penampilan menarik? Perumpamaan itupun berlaku ketika anda membuat CV. Sekalipun anda pintar dan profesional, perekrut tak akan tertarik membaca CV anda jika terlihat tidak menarik. Karenanya, kertas dan huruf adalah hal yang perlu diperhatikan dengan seksama untuk memastikan CV anda dibaca sampai selesai.

Kertas: jangan menggunakan kertas bergaris, berwarna atau yang desainnya meriah. Kesan yang timbul dengan menggunakan kertas jenis ini adalah: tidak profesional dan kuno. Sebaiknya gunakan kertas HVS putih polos dan ketik lamaran anda menggunakan komputer. Jangan pernah mengirimkan fotokopi CV, karena anda akan dianggap tidak menghargai perusahaan yang anda lamar. Biasakan mengeprint beberapa set CV anda sekaligus, sehingga anda tak akan kerepotan ketika tiba-tiba harus mengirim lamaran.

Huruf: Usahakan mengetik CV anda dengan komputer, karena akan lebih terjamin kerapihannya dibanding kalau anda menggunakan mesin tik manual. Untuk jenis huruf yang pantas dalam pengetikan CV, gunakan pilihan huruf yang sederhana tapi jelas terbaca, misalnya: Arial atau Times New Roman. Jangan memilih huruf yang membuat efek ukiran, karena akan memusingkan orang yang membacanya dan mengesankan anda seorang amatiran. Gunakan tinta hitam.

Isi CV
Untuk ‘menjual’ diri anda pada perusahaan yang anda lamar, sebaiknya kemukakan hal-hal yang pantas diketahui. Adalah hal yang mutlak untuk menampakkan kejujuran dalam CV anda, tetapi bukan berarti anda mengobral diri anda dengan menuliskan hal-hal yang tidak perlu, misalnya tinggi dan berat badan, kondisi kesehatan atau jumlah anak.

Data Diri: pada bagian ini jelaskanlah hal-hal yang secara prinsip harus diketahui perusahaan tempat anda melamar, yaitu: nama lengkap, tempat/tanggal lahir, alamat dan nomor telephone.

Pendidikan: pada bagian ini yang perlu disebutkan adalah sertifikat yang berkaitan dengan pendidikan formal anda, nama lembaga pendidikan tempat anda pernah menimba ilmu, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang signifikan dengan pendidikan anda. Kalau anda pernah mendapatkan beasiswa, penghargaan sebagai pemenang lomba karya tulis atau pernah kursus bahasa asing atau komputer, maka tuliskanlah dengan singkat dan jelas.

Pengalaman Kerja: Sebutkan dengan singkat dan jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja. Jika anda pernah bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya jangan ditulis kecuali ada hal khusus yang anda yakini baik untuk perkembangan karir anda. Tuliskan dengan singkat apakah anda pernah mempunyai prestasi di tempat kerja anda yang lama. Hindari untuk menyebutkan nama bos anda yang lama atau nomor telephone perusahaan anda yang lama.

Aktivitas dan Keterampilan Khusus: point ini sifatnya tidak harus. Jika anda memang mempunyai kegiatan atau keterampilan yang memang mendukung, tuliskanlah. Misalnya: mengikuti perkumpulan filateli, sekretaris atau punya keterampilan menulis steno, manajemen dll.

Minat: Sebutkan dengan singkat minat anda yang anda yakin positif dan signifikan untuk peningkatan karir anda. (GCM/KCM/LilyBK)

READ MORE - CV = Kesuksesan Anda

Bila Lamaran Tidak di Balas

Bila anda sudah mengirimkan surat lamaran dan ternyata tidak mendapat balasan, ada beberapa kemungkinan mengapa surat lamaran anda tidak dibalas.


Tentunya, pertama-tama anda harus melamar pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minat anda sendiri, yang harus dicerminkan dalam surat anda. Kemudian, kita perlu memahami bagaimana suatu perusahaan menyeleksi surat lamaran yang diterimanya.

Bagi perusahaan, surat lamaran dapat dianggap sebagai saringan pertama bagi calon karyawannya. Biasanya, yang ingin diketahui pertama-tama adalah apakah persyaratan mutlak yang biasanya tercantum dalam iklan terpenuhi atau tidak.

Persyaratan mutlak itu meliputi misalnya, pendidikan terendah, jumlah pengalaman kerja, dan juga apakah pengalaman itu relevan dengan pekerjaan yang ditawarkan. Tentu saja kesan pertama penting sekali.

Surat yang lipatannya kurang rapi, salah tulis atau ketik menimbulkan kesan kurang baik. Bila surat lamaran anda lengkap, dilampiri keterangan-keterangan sesuai persyaratan, maka kesan pribadi yang tampil dari surat lamaran anda akan menentukan apakah anda akan diundang untuk wawancara atau tidak. Surat yang mencerminkan penulis yang berkepribadian menarik akan mendapatkan lebih banyak perhatian.

Tampilkanlah diri anda secara wajar, jujur dan profesional. Sebutkanlah lowongan yang dilamar secara jelas. Ceritakanlah secara ringkas apa yang mendorong anda untuk melamar pekerjaan itu dan bagaimana anda secara pribadi merasa akan dapat berkembang dan juga berkontribusi kepada perusahaan itu.

Janganlah membuat surat yang terlalu panjang. Satu lembar sudah cukup. Sertakan lampiran berupa riwayat pekerjaan, pendidikan, salinan ijazah dan hal-hal lain yang diminta. (kcm)

READ MORE - Bila Lamaran Tidak di Balas

Beberapa Tips Melamar Pekerjaan

Beberapa tips melamar pekerjaan :

1. Lamar pekerjaan yang anda minati dan yakin mampu melaksanakan.

2. Buatlah surat lamaran yang terkesan individual/personal, khusus untuk perusahaan yang dimaksud. Jangan membuat surat lamaran yang sudah diformat secara standar atau meniru/menjiplak mentah-mentah dari buku.

3. Usahakan surat tersebut singkat, faktual, dan menarik, dengan bahasa yang jelas dan penampilan menarik, dalam arti: rapi (tidak ada kesalahan ejaan atau tatabahasa), bersih (tinta hitam di atas kertas putih, jangan ada koreksi seperti tip-ex atau perbaikan dengan pensil/bolpoin--sebaiknya ketik dan cetak ulang saja) dan selalu berusaha ditujukan kepada seseorang tertentu (nama dan/atau jabatan yang spesifik).

4. Surat lamaran maksimal hanya satu halaman, selalu disertai resume/C.V. (curriculum vitae) Anda dan memberi impresi pertama yang positif tentang Anda.

5. Resume/C.V. Anda sebaiknya memberi detail tentang latar belakang pendidikan, keterampilan-keterampilan yang Anda miliki, pengalaman kerja (full-time, part-time, atau freelance yang memberi Anda kompetensi tertentu untuk melakukan suatu pekerjaan), aktivitas (organisasi, masyarakat, olahraga, dsb) dan prestasi-prestasi (di sekolah maupun luar sekolah) yang pernah Anda raih.

Ciri resume/C.V. yang baik adalah: rapi, simpel, jujur, dan akurat. Sebaiknya bersih dan disusun agar penyampaian informasi menarik serta mudah dibaca. Berilah jarak (margin) pada semua sisi resume/C.V. Anda sebesar 1" (minimal 1/2" kalau Anda kekurangan tempat untuk mengisi informasi tentang diri Anda.) Bagian putih ini membuat resume Anda menarik, bersih, dan mudah dibaca sekaligus memberi tempat bagi calon atasan untuk membubuhkan catatan langsung di situ. Gunakan kertas dan tinta yang sama dengan surat lamarannya.

6. Baca dan periksa ulang surat lamaran serta resume/C.V. Anda. Pastikan bahwa tidak ada kesalahan tipografis, tata bahasa/grammar, bahasa yang diulang-ulang/repetitif, layout yang kurang rapi (miring atau tidak lurus), ataupun kesalahan lain. Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan.

8. Silakan membaca buku/literatur yang tersedia di toko-toko buku. Ada banyak buku yang mengulas cara-cara dan kiat efektif dalam menulis surat lamaran, resume/C.V., maupun memenuhi panggilan wawancara. (kcm)

READ MORE - Beberapa Tips Melamar Pekerjaan
Tips Menghindari Penipuan Berkedok Asuransi

Pemilik (Cadangan) Emas Terbesar Dunia, Indonesia Di nomor 37

Mengintip Tips Perjalanan Para Eksekutif Bisnis

Blue Ocean Strategy

Tips Membeli Emas Batangan, Emas Perhiasan & Emas Putih

Sales People: Amatir VS Professional

7 Kesalahan Terbesar dalam Marketing

Keterampilan Dasar Sales: Sudahkah Anda Miliki?

10 Konsep Marketing untuk Usaha Kecil

Peluang Usaha di Tahun 2010 yang Bakal Exis

8 Point Sederhana untuk Merebut Peluang Bisnis

9 Langkah Sukses Entrepreneur

10 Cara Efektif Mengurangi Hutang-Hutang Anda

Wanita-Wanita Berpengaruh dalam Bisnis

Kiat Sukses Usaha Waralaba

Bagaimana Mendanai Usaha?

Mengapa Hanya Sedikit Orang yang Sukses ?

Investasi di Bisnis Online, Kenapa Tidak?

Tak Takut Kaya, Tak Takut Miskin

Membuat Pelanggan Senang Berbelanja di Toko Anda

Tips Meningkatkan Pendapatan Adsense

Kunci Menuju Great Customer Service

Menciptakan Service Excellence Untuk Layanan Online

4 Kunci Utama dalam Melayani Pelanggan

Mengenali Faktor-faktor Kepuasan Pelanggan

Cara Memasarkan Produk Bisnis Online

Tips Bisnis Online Pemula :)

Tips Memulai Usaha Makanan

Tips Membangun Bisnis Cafe

Karakteristik Pengusaha Sukses

7 Tips Menjalankan Peluang Usaha Rumahan

Sukses Mengelola Wirausaha/Bisnis Online

Tips Cerdas dan Aman Memilih Asuransi

Tips Ampuh Menghapus Hutang Kartu Kredit

Tips Cerdas Menjadi Seorang Jutawan

5 Aspek Kesuksesan

5 Hukum Investasi Sepanjang Masa

Usaha Dengan Modal di Bawah 1 Juta

Pilih Investasi yang Menguntungkan

Inilah Siklus Karir Anda

4 Modal Menjadi Entrepreneur (Ternyata Bukan Uang)

Bagaimana Menjadi Komunikasi Yang Handal

Bodoh VS Pintar ala Bob Sadino

Contoh Usaha Mandiri

Apakah Mimpi Anda di Dalam Hidupmu?

How To Start a Business

Pilih Cara Mana Menerjuni Dunia Bisnis?

Memulai Usaha Sendiri

Cara Mem-Franchise-kan Usaha Anda